How to Identify Fake watches?

Beberapa pertanyaan saya dapatkan dari rekan-rekan yang membaca blog ini dan yang ingin mulai menekuni jam tangan (tidak mesti antik). Salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah: Bagaimana kita bisa mengidentifikasi sebuah jam palsu atau asli?

Saat ini jam-jam palsu semakin halus dan juga tidak kalah menarik dengan jam aslinya. Kelemahan sebuah jam palsu selain dari movement-nya (tentu saja!) juga dari kehalusan detail dari jam tersebut. Gambar di bawah adalah detail dari sebuah jam Omega seamaster Diver palsu. Bila anda lihat goresan ornamen, gambar seamonster dan tulisan Seamaster terlihat sedikit kasar dan terlihat jelas oleh mata. Jam ini di internet dijual US$150.
Nah sekarang anda coba lihat detail yang sama dari jam Omega Diver yang asli. Kualitas logam yang digunakan terlihat sangat berbeda dan ini bisa dilihat dari warna logam tersebut. Goresan dan lekukan yang dibuat terlihat lebih tegas dan juga rapi. Paling mudah adalah bulatan yang pada jam yang asli berlekuk dalam sedangkan yang palsu (atas) dangkal dan tidak rapi. Mungkin jam Omega palsu diatas tipe yang jelek atau sering disebut sebagai KW2 dan biasanya menggunakan mesin-mesin dari Jepang atau Taiwan.

Kalau anda lihat jam palsu dengan kualitas tertinggi (KW1), detail juga sangat baik dan harganyapun jauh lebih mahal. Saya pernah lihat jam Bulgari dengan KW1 dihargai Rp.2,5 juta dan saya lihat jam yang sama dijual di internet sebesar US$ 500!

Namun ada satu hal yang tidak bisa ditiru oleh jam palsu (selain movement) adalah Aura. Seorang rekan penggemar jam bahkan bisa mengatakan bahwa jam yang digunakan oleh seseorang itu palsu atau tidak hanya karena dilihat dari "aura"nya.

Sebenarnya "aura" itu bisa terlihat karena jam-jam yang asli dibuat dengan ketelitian detail yang tinggi dan penggunaan material yang memiliki kualitas terbaik. Contoh yang sering saya lihat adalah Rolex Submarine. Jam ini banyak sekali dipalsukan, tapi nggak tahu kenapa saya sering bisa merasakan bahwa Submarine ini palsu atau asli. Teman saya bilang, kalau sudah sering lihat yang asli kita akan dengan mudah membedakan yang asli dan palsu.

Seorang rekan pedagang malah punya kiat lain lagi. Kalau secara kasat mata jam yang asli dan palsu sulit untuk dibedakan, dia kan memegang dan baru kemudian dia bisa memutuskan. Dia bilang kalau jam asli, saat dipegang itu akan terasa "nyaman dan pas" di tangan. Sedangkan yang palsu akan terasa tidak enak saat digenggam. Penjelasan logisnya seperti ini: jam asli biasanya pembuatannya rapi termasuk lekuk-lekuk casing ataupun permukaan materialnya sedangkan yang palsu tidak. Karena itu saat dipegang terasa "nyaman dan pas".

Terlepas dari semua penjelasan diatas, untuk tidak terjebak membeli jam palsu akan lebih baik kalau membeli jam tersebut di agen resmi yang banyak terdapat di mall, toko-toko yang bonafide (Sincere, The Hour Glass dll). Atau kalau mau beli yang bekas, belilah pada seseorang yang anda percayai dan atau belilah dengan ditemani seseorang yang tahu seluk-beluk jam.

Happy Hunting!

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.
 

About You!

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Cras id arcu nulla. Donec eu risus nisl, id cursus justo. Proin non mauris enim, eu suscipit libero. Fusce eget nunc nibh. Integer elementum consectetur sagittis. Quisque adipiscing auctor risus, id vulputate eros auctor vel. Vivamus pellentesque arcu vel libero eleifend sed aliquam

Free CSS Template by CSSHeaven.org TNB